Selasa, 21 Januari 2020

Rukun


Bahan Sermon Sekolah Minggu, 8 September 2019
Nats                 : Mazmur 133:1-3
Tema               : Rukun
Bersama hidup rukun
I.     Pengantar
            Semua orang tentunya menginginkan yang namanya kerukunan dan hubungan satu sama lain dibangun di dalam ikatan persaudaraan yang saling menghargai, mengasihi, saling memperdulikan tanpa adanya sikap curiga, merendahkan status orang lain. Kesatuan akan bisa tercipta dimana masing-masing pribadi memahami satu sama lain; tidak bisa dipisahkan, saling membutuhkan, dan saling bergantung. Tidak boleh ada yang  bersikap apatis, skeptis, curiga terhadap keberadaan orang lain yang sering sekali menimbulkan perpecahan. Alangkah indahnya jika di dalam sebuah kelompok  terdapat kerukunan dan kesatuan hati,sehari-hari. Kelompok yang bersatu akan semakin kuat, harmonis dan kuat. Hal ini jugalah yang disebutkan oleh Daud sendiri sebagai seorang raja yang terkenal dan memiliki hidup yang berkenan kepada Tuhan, juga mengatakan bahwa alangkah indah persekutuan di dalam kebersamaan.
II. Penjelasan Nats
1.      Perikop kotbah ini merupakan kata-kata berisi ungkapan isi hati Daud tentang kerukunan. Kata-kata nyanyian ziarah dari Daud ini menggambarkan situasi saat itu, di mana kebiasaan orang Israel yang berkumpul beramai-ramai membangun tenda untuk merayakan hari-hari perayaan tertentu. Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun (ay.1). Kata-kata pembukaan dimana Daud mau menggambarkan suasana umat berbagai penjuru Israel berkumpul di Yerusalem di dalam kerukunan, keakuran, keharmonisan, dan keguyuban. Juga merupakan Sebuah nyanyian kerinduan yang mengekpressikan tentang gambaran hidup dalam kasih Allah, yang ditandai dengan adanya kasih persaudaraan, penuh kerukunan satu dengan yang lain. Persaudaraan dan kerukunan juga berlaku di dalam keluarga, di sekolah, di tempat kerja, dalam gereja, antar agama dan di segala tempat. Persaudaraan yang dibangun dengan kasih Allah akan menghasilkan persekutuan yang rukun.
2.      “,....sebab kesanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya’. Daud menggambarkan aliran berkat Tuhan dalam kerukunan bagaikan minyak dan embun. a) minyak, biasanya digunakan untuk adat penyambutan tamu sebagai bentuk penghormatan, tamu akan diminyaki pada kepala atau kaki. Minyak juga dipakai untuk menobatan diri imam. Itulah yang terjadi misalnya pada Harun. Ini berarti minyak sebagai lambang berkat (berkat rohani) yaitu orang yang hidup rukun diurapi penuh oleh berkat dan kuasa Tuhan. b) embun, embun hermon adalah kiasan untuk embun yang berlimpah di musim panas, yang memungkinkan ladang dan pohon berbuah dengan baik. Ini berarti embun sebagai berkat (bersifat berkat jasmani) karena adanya tumbuhan hijau di daerah tanah yang gersang menghasilkan hasil yang berlimpah. Jadi jelas, jika umat hidup dengan rukun maka umat akan mengalami berkat jasmani dan rohani dari Tuhan.
3.      Kerukunan dan persaudaraan yang damai dapat terjadi jika masing-masing mengusahakannya. Kunci sukses untuk menjadi bersatu di dalam persaudaraan yang rukun adalah mengenakan kasih Allah untuk mengasihi sesama. Kasih Allah yang sudah mendamaikan hati kita dan hubungan dengan sesama.  Kasih itu jugalah yang akan mengikat persaudaraan kita.
III.   Refleksi
Tuhan sudah menyediakan berkat yang luar biasa bagi kita semua. Kita tinggal meraihnya. Binalah kerukunan di antara hubungan dengan sesama. Bangunlah hubungan dengan dasar kerukunan, maka kita akan melihat berkat-berkat yang sudah Tuhan sediakan dicurahkan bagi kehidupan setiap orang yang percaya kepadaNya.
IV.   Penerapan
Kelas kecil : - Menyebutkan arti tema “rukum” secara sederhana
-  Bertanya tentang bagaimana hubungannya dengan abang/adik atau dengan teman-temannya.
  Kelas besar : -     Menyebutkan arti tema
-          Apa manfaat jika bersatu dan hidup rukun
-          Apa kekurangan/kerugian jika tidak bersatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tafsiran 1 Samuel 25:14-19

  1 Samuel 25:14-19 Menjadi Perempuan Bijak 25:14 Tetapi kepada Abigail, isteri Nabal, telah diberitahukan oleh salah seorang bujangny...