Bahan
Sermon Sekolah Minggu, 13 Oktober 2019
Nats
:
Yehezkiel 19:10-11
Tema
:
Ibuku Hebat
Ibuku
Hebat
Pendahuluan
Kitab
Yehezkiel merupakan sala h satu kitab dalam Perjanjian Lama yang berasal dari zaman
pembuangan sekitar tahun 593-571 SM. Kitab Yehezkiel menggambarkan tahapan baru
dari nubutan Israel. Kitab Yehezkiel
dituliskan berdasarkan nama nabi besar Yehezkiel (dalam bahasa Ibrani Yekhezkel adalah nama seorang nabi dalam Alkitab Perjanjian
Lama. Nabi Yehezkiel tinggal dalam
pembuangan di Babel, baik sebelum,
maupun sesudah jatuhnya Yerusalem pada tahun 586 SM. Pesannya
ditujukan kepada orang-orang yang dibuang di Babel dan mereka yang tinggal di
Yerusalem.
Isi
Perikop
sebenarnya menggambarkan ini bagaimana
kehancuran bangsa Israel karena pemimpin yang sudah gagal membawa bangsa Israel
kepada Allah. tetapi dalam kaitan tema
kotbah yang hendak difokuskan adalah bagaimana sosok sang ibu yang di ceritakan
dalam nats.
Ayat 10,
“Ibumu seperti pohon anggur dalam kebun anggur, yang tertanam dekat air, berbuah dan bercabang karena air yang berlimpah-limpah” kiasan
tentang seorang ibu yang digambarkan seperti pohon anggur yang tertanam dekat
air adalah menggambarkan bagaimana pancaran semangat, kasih sayang ibu terhadap
anaknya. Berbuah dan bercabang layaknya menggambarkan usaha dan pengorbanan ibu
yang terus menerus menghasilkan buah-buah yang baik, memberikan kebaikan,
perhatian, kasih sayang terhadap anak-anaknya. Ibu adalah seseorang yang paling
mencintai kita di dunia ini. Pengorbanannya untuk kita sungguhlah luar biasa.
Bahkan sebesar apapun pengorbanan yang kita lakukan untuk beliau, itu tidak ada
bandingannya dengan pengorbanan seorang ibu kepada anaknya. Ibu adalah tempat
kita bersandar di saat kita lagi terpuruk dalam menjalani hidup ini.
Ayat 11, “Padanya tumbuh suatu cabang
yang kuat yang menjadi tongkat kerajaan; ia menjulang tinggi di antara
cabang-cabangnya yang rapat, dan menjadi kentara karena tingginya dan karena
rantingnya yang banyak. Makna
daripada teks ini dapat dikatakan bahwa Ibu merupakan sosok yang
selalu mendukung anak-anak mereka dalam keadaan apapun. Apalagi, demi masa depan buah hati mereka, seorang ibu akan
melakukan segalanya agar anak-anak mereka menjadi seseorang yang sukses di
kemudian hari. Seorang ibu haruslah memiliki mental yang kuat, lebih dari yang
dimiliki oleh anak-anak mereka "Mengapa? Karena, untuk menjadikan anak
yang sukses dan berjiwa besar, seorang ibu harus dengan ikhlas mendukung anak
dari belakang. Seorang ibu bagi keluarga sangatlah penting, karena peran
seorang ibu sangat menentukan tumbuh kembangnya pribadi keluarga terutama anak.
Anak mampu berdikari dan mandiri ketika kelak hidup di masyarakat adalah berkat
peran ibu dalam mendidik anak. Selain peran ibu yang sangat penting dalam
membentuk kepribadian anak peran seorang ayahpun tidak bisa dihilangkan. Ibu
memiliki peran menyusui anak dan merapikannya, sementara ayah bertugas mencari
nafkah dan sekali-kali ayah juga berpotensi menggantikan ibu dalam mendidik
anak.
III. Kesimpulan
Perlunya
mengajarkan hal-hal yang baik tentang sosok seorang ibu kepada anak sekolah
minggu juga bagian dari tanggung jawab gereja, karena menghormati orang tua
secara khusus pada topik ini, bagian
dari pelaksanaan hukum taurat ke-5 tentang mengormati orang tua. Anak-anak
perlu diberikan pemahaman bahwa segala pengorbanan dan kebaikan sang ibu adalah
untuk kebaikan mereka kelak. Orang yang taat dan hormat terhadap orangtua pada
umumnya akan mengalami keberuntungan dan mendapat berkat atas perbuatannya. Hal
inilah yang perlu ditekankan melalui pembelajaran sekolah minggu kali ini, yakni
penekanannya adalah untuk membangkitkan semangat anak sekolah minggu untuk
mencintai dan menghormati ibunya.
III.
Penerapan
Kelas kecil : -
Menunjukkan gambar ibu menggendong bayi, menjelaskan kebiasaan baik ibu
terhadap anak- \
anaknya, Menceritakan apa
tindakan kasih yang sering ibu lakukan, menceritakan kehebatan ibu.
Kelas
besar : - Menceritakan kehebatan ibu
di depan kelas, Menyatakan kekaguman terhadap ibu melalui surat,
\ dan Mendoakan ibu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar