Kamis, 17 November 2022

HUMOR VIRUS CORONA MENYERANG LANSIA

 

1.       Pada musim Corona, di mana virus yang banyak menyerang kaum lansia, orang tua yang sudah lanjut usia. Demikian kabar berita yang diwartakan di berbagai media informasi. Seorang anak kecil yang masih polos, lalu berkata kepada orang tuanya. Ayah, suruh aja tuh opa sama opa yang di kampung biar rambutnya di cat warna hitam biar corona ga masuk sama mereka.

Sama-sama polos.

 

    Seorang perempuan bernama celi memutuskan untuk makan di sebuah rumah makan yang menyediakan ayam bakar atau ikan bakar. Karena sudah lapar dan pikiranpun tidak konsentrasi sangking laparnya. Setelah menelusuri jalanan dan tibalah di sebuah rumah makan yang diinginkan. Sesudah memarkirkan motor, celi pun mengambil tempat duduk dekat kipas angin supaya terasa adem. Lalu  para pegawai datang beserta menu yang ditawarkan. Celi: Maaf mas! apa ada ikan bakar? pegawai: ada mba!. Celi: ikannya masih hidup ga? (mksd daripada pertanyaanya tersebut adalah apakah ikannya masih segar, atau ikannya baru diambil dari kolam sebelum dibakar. Lalu pegawai pun menjawab: ikannya sudah mati mba. Celi:......??????@@#######???.

HUMOR TENTANG VIRUS CORONA

 

            Baru-baru ini, berita soal virus corona yang sudah semakin banyak didiskusikan oleh khalak ramai. Anak-anak, dan orang dewasa, masyarakat sudah tidak asing di telinga. Lalu di dalam pembicaraan para majelis jemaat di sebuah gereja, seorang sintua bertanya bagaimanakah kita sebagai orang yang percaya melihat dan memahami situasi yang terjadi saat ini, adanya virus yang menjadi ancaman bagi umat manusia?. lalu seorang lain menjawab bahwa menurut menkes bahwa Indonesia tidak akan terkena virus corona karena Indonesia  memiliki iklim dan cuaca yang tropis. Lalu seorang pendeta lain berucap, benar selain itu, penyebab virus tidak masuk ke Indonesia  adalah karena di indonesia sudah ada koor ama (peserta koor yang hanya terdiri dari pria) dan koor ina (peserta koor yang terdiri dari ibu-ibu)!!!... sontak semua orang tertawa dan bilang iya benar juga ya....

Kamis, 03 November 2022

Kotbah Mazmur 145:17-21

 

Mazmur 145:17-21

“Allah  Mengasihi Orang-orang yang Berseru Kepada-Nya”

Nyanyian pujian dari Daud merupakan bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus sebagai pengakuan dari pengalaman iman bersama dengan Allah. Kita tahu sendiri bagaimana perjalanan hidup Daud, dan bagaimana dia juga mengalami pergumulan yang sangat berat karena pengejaran dari Raja Saul. Hidupnya terancam, musuh-musuh mengelilinginya bahkan dia menggambarkan nyawanya sendiri sudah diambang batas. Tetapi Daud mengaku mampu melewati itu semua karena Kuasa Tuhan yang menyertai. Pengalaman rohani Daud merupakan gambaran bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Sekalipun hidup begitu hancur, masalah yang bertubi-tubi, kegagalan dan penghinaan yang begitu kejam yang kita alami. Itu tidak akan mengurangi ataupun mengecilkan kemahakuasaan Allah.  Terkadang yang sering terjadi adalah saat ada masalah kita akhirnya meragukan kuasa Tuhan. Sebenarnya dalam kehidupan, kita pernah mengaku bahwa Tuhan berkuasa di dalam kehidupan kita. Tetapi saat masalah datang, kita meragukan kuasa Tuhan bahkan tidak mempercayai Tuhan lagi. Berbeda dengan Daud sendiri, walaupun dalam situasi yang terpuruk sekalipun, dia masih terus mempercayai dan bahkan selalu bergantung kepada Allah. Dia terus berseru dan berdoa kepada Tuhan hingga keberhasilannya dan kejayaannya menjadi seorang raja Dia tetap menjadikan Allah sebagai pelindung, kekuatan bahkan benteng hidupnya. Darimana kita mengetahui hal tersebut? Tentunya dari pengakuan dan juga melalui tulisan-tulisannya.

17. TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Pengakuan ini barangkali berdasar dari pengalaman Daud sendiri melihat dan memahami Allah adalah adil dan perbuatan-Nya penuh kasih. Pengalaman ketidakdilan yang dialami oleh Daud sendiri dari raja Saul. Hanya karena rasa iri dari raja Saul, dia pada akhirnya berusaha untuk melenyapkan Daud. Tentu ini tidak adil. Daud yang tidak melakukan kesalahan sedikitpun tetapi karena pujian membuatnya dibenci oleh raja Saul. Tetapi kemudian Daud melihat bahwa keadilan itu diberikan oleh Allah sendiri di dalam hidupnya dan Tuhan mengangkat Daud menjadi raja menggantikan Saul. Hal ini mengajarkan kita tentang keadilan itu masih ada. Kalaupun di dunia ini keadilan itu kurang nyata tetapi Firman Tuhan ini berkata bahwa sekalipun dunia ini tidak bisa memberikan keadilan, Tuhan sendiri yang bertindak melalui perbuatan-Nya untuk menghadirkan keadilan di dunia ini.

18. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

                Dalam hal ini sang pemazmur mengingatkan bahwa Allah akan dekat dengan orang yang berseru kepada-Nya.  Pengertian dekat bukan hanya dekat secara jarak, tetapi dekat dalam pengertian menjaga, melindungi bahkan selalu menyertai kemanapun melangkah. Tetapi dengan syarat yaitu “Kesetiaan.” Kesetiaan adalah sebuah komitmen. Kesetiaan adalah pilihan dan keputusan, bukan karena disuruh, dipaksa, atau karena kondisi atau keadaan. Sama seperti Daud selalu setia dalam keadaan apapun, baik dalam suka dan duka, baik dalam kegagalan dan keberhasilan, baik dalam masa berkekurangan, dan masa Berkelimpahan, dia tetap mengingat bahkan memuliakan Allah. Demikian hendaknya kita sebagai umat Tuhan. Seharusnyalah pengakuan dan komitmen kesetiaan itu juga akan menjadi bagian hidup kita.

 

19. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.

Didalam kitab Mazmur sekitar 24 kali kata ‘dengarlah’ atau ‘dengarkanlah’ adalah kata yang disampaikan oleh Daud dalam doa permohonannya. Tentunya doa seruan dan permohonan Daud ini didengarkan oleh Tuhan. sehingga dia mengaku melaui ayat 19 ini, bahwa Tuhan melakukan kehendak orang-orang yang takut pada Dia. Takut di sini adalah orang-orang yang selain setia dalam iman tetapi juga setia untuk melakukan Firman Tuhan bahkan menjalani kehidupan di dalam takut akan Tuhan berarti takut sampai melakukan kesalahan ataupun melanggar Firman Tuhan. Allah mendengarkan yang meminta tolong pada-Nya di dalam kesesakan. Allah sendiri yang bertindak menyelamatkan mereka.

20. TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.

Tuhan juga bertindak sebagai penjaga yang melindungi, dan memelihara kehidupan kita orang yang mengasihi-Nya. Di dalam mazmur 23, merupakan pengakuan Daud tentang gambaran Allah yang begitu luar biasa membawa kehidupan yang penuh kedamaian dan keamanan di tengah-tengah situasi yang mencekam. Di samping itu Tuhan juga akan membinasakan orang fasik yang hidupnya penuh dengan dusta dan kejahatan. Allah sendiri yang akan bertindak untuk memberikan hukuman. Hal itu jugalah yang dialami oleh Daud ketika raja Saul ingin menghabisinya. Yang terjadi sebaliknya adalah Saul  lenyap dan Daud diangkat oleh Tuhan untuk menjadi raja.

21. Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.

Allah adalah maha kuasa pencipta langit dan bumi. Dia juga yang mengasihi ciptaan-Nya. Selayaknyalah kita semua memuji dan memuliakan Dia. Di sepanjang hidup kita seharusnyalah kita tetap memuji dan memuliakan Dia yang menciptakan kita. Bukan hanya hari ini, tetapi di sepanjang masa.

Rabu, 26 Oktober 2022

Roma 6:15-20

Roma 6:15-23

Keselamatan hanya karena Yesus Kristus

Kehadiran Tuhan Yesus Kristus ke dunia ini telah membawa pembebasan dan keselamatan yang benar-benar dibutuhkan oleh manusia.  Apa jadinya kehidupan kita jika cara kita mendapatkan keselamatan itu dengan perbuatan baik dan juga dengan mematuhi hukum taurat. Sebab sudah banyak bukti-bukti bahwa manusia telah gagal melakukannya. Sebab dari kesepuluh perintah Tuhan tidak ada satupun dari antara kita umat manusia yang sanggup dan mampu melakukannya dengan sempurna.  Demikian hal perbuatan baik kita. Kalau berbicara soal perbuatan baik. Siapakah diantara kita yang benar-benar tulus dalam berbuat baik? Kalau tidak diiringi dengan motivasi yang lain. Ada yang berbuat baik tapi disamping perbuatan baik itu dia mengharapkan pujian. Ada yang berbuat baik tetapi dengan tujuan supaya namanya disanjung. Ada yang berbuat baik kepada orang yang dianggap akan memberikan imbalan yang setimpal dengan perbuatan baiknya. Walaupun memang masih banyak yang berbuat baik dengan ketulusan saya kira itu adalah perbuatan baik karena iman dan ucapan syukur dari Tuhan.

Melalui kotbah ini, kita diingatkan kembali bahwa hanya karena kasih karunia dari Tuhan Yesus Kristus kita mendapatkan keselamatan.

1.       Kita yang dahulunya dibawah kuasa dosa kini telah menjadi orang-orang yang merdeka karena mendapatkan pembebasan dari budak dosa menjadi hamba Tuhan yang penuh kasih.  Kita yang dahulunya adalah hamba dosa dan hidup berada di bawah hukum taurat tetapi sekarang kita berada di dalam kasih karunia, diselamatkan hanya oleh anugerah dari Tuhan kita Yesus Kristus. Keselamatan bukan bukan lagi didasarkan hukum taurat tapi hukum taurat tetapi melengkapi kesempurnaan keselamatan kita.

2.       Sebagai orang-orang yang sudah mendapatkan kebebasan dan keselamatan dari Tuhan kita Yesus Kristus. Tentunya kita juga masih diberikan kehendak bebas untuk memilih. Apakah kita akan menggunakan waktu kita untuk melakukan kehendak dosa atau kehendak Tuhan.

3.       Kita yang dahulunya hamba dosa sekarang menjadi hamba kebenaran ketika kita melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Kebenaran itu sendiri di dalam hidup kita. Menjadi orang yang merdeka untuk melakukan perbuatan baik. Perubahan status itu yang melayakkan kita untuk melakukan kebaikan, perbuatan baik, dan Firman Tuhan.  Karena kita sudah diselamatkan sehingga kita melakukan kehendak penyelamat kita yaitu Yesus Kristus.

4.       Ketika kita menyerahkan hidup kita menjadi hamba kebenaran, kita juga akan menjadi orang-orang yang terbebas dari keinginan dosa. Karena ketika kita hidup dalam kebenaran maka secara otomatis kita juga sedang memberi diri kita hidup dalam pengudusan dari Tuhan kita Yesus Kristus. Jadi kekudusan itu ketika kita berada di dalam kasih karunia Tuhan Yesus Kristus dan hidup menurut kebenaran Yesus Kristus di dalam hidup kita.

5.       Ketika kita menjadi hamba kebenaran secara tidak langsung kita sedang menghindar atau tidak sedang melakukan dosa. Karena dalam dunia ini hanya ada dua hal yang berbeda. Kehendak dosa dan kehendak kebenaran. Kita harus memilih salah satu diantara duanya tidak bisa memilih keduanya sekaligus. Karena Tuhan tidak mau dipermainkan. Serta Allah adalah kudus dan benar. Dan kekudusan-Nya tidak akan bisa dirusak oleh perbuatan manusia. Ketika manusia hidup dalam dosa dan kebobrokan, kekudusan Allah tidaklah terganggu. Tetapi Firman  Tuhan mengatakan “kuduslah kamu sebab Aku ini kudus.” Artinya untuk menjadi pengikut Kristus yang setia kita diwajibkan menjadi orang yang kudus yakni hidup di dalam kebenaran.

Aplikasi:

a.       Karena kita sudah diselamatkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Kita yang seharusnya mendapatkan penghukuman karena hidup di dalam perbudakan dosa. Tetapi karena Kristus Tuhan kita akhirnya dibebaskan dari kuasa maut dan hidup dalam kebenaran Tuhan dan memperoleh keselamatan dan hidup. Seharusnya kita selalu mensyukuri ini setiap hari di sepanjang kehidupan kita. Atau jangan-jangan kita tidak peduli soal keselamatan kita? Kita hanya peduli soal dunia tapi lang peduli bani ari simagira?  Padahal dalam hidup ini ada 3 hal pertanyaan yang harus kita tanyakan dalam diri kita. 1. Untuk apa aku hidup di dunia ini?, 2. Selama aku hidup, apa yang boleh aku lakukan?, 3. Dan setelah aku sudah tidak berada di dunia ini, bagaimana hidup saya selanjutnya?

b.      Selama kita hidup di dunia ini, sebagai hamba kebenaran yang sedang berjuang untuk mencapai hidup di dalam pengudusan Tuhan tentunya tidak mudah. Banyak hal-hal yang akan menggoyahkan kita, meragukan iman bahkan status kita sebagai orang-orang kristen akan diperhadapkan dengan masalah-masalah yang ada di dunia ini, masalah ekonomi, sosial dan lain-lain yang sering sekali membuat kita tidak taat dan menghidup kebenaran itu bahkan membuat kita menjadi kembali menjadi hamba dosa. Karena itu melalui Firman Tuhan ini kita diarahkan untuk hidup senantiasa di dalam anugerah Tuhan itu. Menjadi orang yang selalu mengingat dan bersyukur atas kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Kiranya Roh Allah memberikan kekuatan dan menopang kita dalam mencapai hidup yang berkenan di dalam Tuhan.

Tafsiran 1 Samuel 25:14-19

  1 Samuel 25:14-19 Menjadi Perempuan Bijak 25:14 Tetapi kepada Abigail, isteri Nabal, telah diberitahukan oleh salah seorang bujangny...